Menanti Urang Rantau Pasaman Pulang Basamo

Urang Rantau, Caliaklah Kampung Kito Menanti Prakarsa Rang Pasaman Pulang Basamo Oleh: Makmur Effendi Meninggalkan kampung halaman untuk sementara waktu atau lebih lama atau bahkan buat selamanya yang dikenal dengan istilah merantau, adalah tradisi yang cenderung kepada urbanisasi bagi mayoritas masyarakat dunia. Sehingga lama kelamaan hegemoni suatu kelompok tertentu pada suatu kota, hampir tidak didapati [...]

GERAKAN PEMBARUAN PEMIKIRAN DAN PENGAMALAN ISLAM DI MINANGKABAU

MATA RANTAI GERAKAN PEMBARUAN PEMIKIRAN DAN PENGAMALAN ISLAM DI MINANGKABAU Oleh : H. Mas’oed abidin Penyunting: Makmur Effendi Pada awal abad ke-20, di Sumatera Barat ditandai dengan periode yang penuh pergolakan sosial dan intelektual. Di awali dengan pulangnya tiga ulama Minangkabau selepas menuntut ilmu di Mekah, yaitu Inyik Djambek, Inyik Rasul dan Inyik Abdullah Ahmad membawa [...]

Buya Hamka (1908-1981)

Ulama, Politisi dan Sastrawan Besar Buya Hamka seorang ulama, politisi dan sastrawan besar yang tersohor dan dihormati di kawasan Asia. HAMKA adalah akronim namanya Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Lahir di kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta 24 Juli 1981. Dia diberikan sebutan Buya, yaitu panggilan buat [...]

Peninggalan Sejarah Paderi

Peninggalan Sejarah Paderi Banyak tak Terurus di Bonjol   LUBUK SIKAPING, SO– Menelusuri jejak Paderi terhadap peninggalan sejarah perjuangan pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol yang juga bergelar Harimau Nan Salapan, sangatlah menarik dan bernilai historis. Kenapa dikatakan Harimau Salapan? Karena hanya delapan orang petinggi Paderi pada masa itu, seperti Tuanku Tambusai, Tuanku nan Renceh, H. [...]

Tuanku Rao

Tuanku Rao @ Pongki Nangolngolan Sinambela: “Genetis Batak, Sosiologis Minangkabau” Menurut tradisi lisan Batak, Tuanku Rao adalah kemenakan yang disia-siakan Sisingamangaraja…… (Christinne Dobbin, 1992: 219) Kutenggalamkan engkau dalam Danau Toba, bila kau selamat….. Kau juga akan mati tenggelam di lain waktu (Cerita Rakyat tentang Tuanku Rao)   Tentang asal usul Tuanku Rao sampai hari ini [...]

Melihat HAMKA dari Tiga Variabel

Oleh : Muhammad Ilham Dalam tradisi ilmu antropologi dan sosiologi dikenal adanya pendekatan approach model (model penghampiran), menghampiri seorang tokoh dalam konteks “kehadirannya”. Bila hal ini dilakukan terhadap figur seorang Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA), maka pertanyaan yang mengemuka adalah : “Seandainya HAMKA bukan anak Dr.H. Abdul Karim Amrullah atau Inyiak Rasul, apakah ia [...]

Prof.DR.H. Mahmud Yunus (1899-1992)

Oleh : Drs. Irhash A. Shamad, M.Hum Akhir abad ke sembilan belas dan awal abad keduapuluh adalah masa dimana arus kebangkitan Islam sedang mengalir ke berbagai penjuru dunia, tidak terkecuali Indonesia. Gelombang kebangkitan ini dihembuskan pada awalnya oleh Jamaluddin Al-Afghany dan rekannya Sayyid Rasyid Ridha dari Mesir. Arus gelombang kebangkitan Islam ini sangat dirasakan konsekuensi [...]

Mesjid-Mesjid Tua di Minangkabau

1.Masjid Tuo Kayu Jao Agama Islam di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, telah berkembang sejak abad ke-16. Fakta sejarah ini dibuktikan dengan berdirinya Masjid Tuo Kayu Jao, berusia 400 tahun. Meski bangunan bergaya Masjid Demak, Banten, ini sempat dipugar tapi sebagian besar bangunan masjid masih asli. Atap masjid ini terbuat dari ijuk, ciri khas atap rumah [...]

Gerakan Pembaharuan Di Minangkabau

Minangkabau merupakan suatu daerah dan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menarik untuk diteliti, karena garis keturunan ditarik dari garis keturunan ibu (matrilineal) mulai dari lingkungan yang terkecil, dari keluarga sampai kepada yang lebih besar seperti Nagari. Keturunan menurut garis keturunan ibu ini merupakan ajaran adat Minangkabau, yang memberikan corak berbeda dengan daerah-daerah [...]

Pengaplikasian Ranji dan Silsilah Raja-Raja di Minangkabau

Pengaplikasian Ranji dan Silsilah Raja-Raja di Minangkabau Artikel menarik ini dikutip dari “cucu Stialam’s site” (http//marisma.multiply.com)yang ditulis dalam bahasa Malaysia campur Minang dengan judul “Apo Maksud Silsilah Raja-Raja di Minagkabau”. Catatan : Nama Raja Pagaruyung sebelum Adityawarman dalam artikel ini adalah Angkerawarman, di berbagai literatur nama mamak dari Adityawarman adalah Akarendrawarman. ================================================= Apa dia maksud [...]

Rumah Adat Nan Unik

Rumah Gadang Minangkabau merupakan rumah tradisional hasil kebudayaan suatu suku bangsa yang hidup di daerah Bukit Barisan di sepanjang pantai barat Pulau Sumatera bagian tengah. Sebagaimana halnya rumah di daerah katulistiwa, rumah gadang dibangun di atas tiang (panggung), mempunyai kolong yang tinggi. Atapnya yang lancip merupakan arsitektur yang khas yang membedakannya dengan bangunan suku bangsa lain di daerah garis katulistiwa itu.
Rumah gadang merupakan rumah adat Minangkabau. Rumah gadang ini mempunyai ciri-ciri yang sangat khas. Bentuk dasarnya adalah balok segi empat yang mengembang ke atas. Garis melintangnya melengkung tajam dan landai dengan bagian tengah lebih rendah. Lengkung atap rumahnya sangat tajam seperti tanduk kerbau, sedangkan lengkung badan dan rumah landai seperti badan kapal. Atap rumahnya terbuat dari ijuk. Bentuk atap yang melengkung dan runcing ke atas itu disebut gonjong. Karena atapnya membentuk gonjong, maka rumah gadang disebut juga rumah bagonjong.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.